4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Benar

Dedi Setiawan

Cara Cek Saldo BPJS

ANUCARA | Bagaimana cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan? Mungkin kita belum familiar mendengar kata BPJS, sebab kadang kita akan bingung apa itu BPJS dan kenapa ada Ketenagakerjaan ada juga BPJS Kesehatan? BPJS merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang menggantikan badan jaminan sebelumnya. BPJS terbagi menjadi dua yaitu BPJS Ketenagakerjaan yang menggantikan Jamsostek dan juga BPJS Kesehatan yang menggantikan Jamkesmas. Lalu apakah yang masih memiliki keanggotaan Jamsostek masih berlaku? Apapun itu semuanya masih berlaku, hanya penggantian nama dan perubahan beberapa ketentuan yang diberlakukan dengan disesuaikan dengan keadaan yang relevan saat ini.


Cara cek saldo BPJS juga kini dipermudah. Jika anda tergabung dalam Jamsostek sebelumnya dan masa keanggotaan belum berakhir, atau pengguna baru dari BPJS Ketenagakerjaan, maka anda bisa menggunakan beberapa layanan yang disediakan BPJS untuk melakukan pengecekan dari Saldo BPJS yang sudah terkumpul pada keanggotaan anda. Anggota BPJS Ketenagakerjaan adalah seseorang yang menjadi status karyawan atau pekerja dalam suatu perusahaan atau badan usaha. BPJS Ketenagakerjaan didaftarkan oleh masing-masing perusahaan atau instansi terkait. Namun untuk pemotongan iuran wajib anggota, biasanya pemotongan sesuai dengan kebijakan masing-masing. Ada yang dari gaji pekerja dan ada juga yang dibayarkan oleh perusahaan. Tetapi setiap pekerja wajib memegang atau mengetahui nomor BPJS Ketenagakerjaan untuk mengetahui saldo dari keanggotaan BPJS yang bisa diambil ketika masa kerja berakhir. 

Jika anda sebagai salah satu anggota BPJS Ketenagakerjaan dan ingin mengetahui saldo dari BPJS anda, ada beberapa cara yang bisa dilakukan baik secara manual atau secara online. Untuk lebih jelasnya berikut cara-cara cek saldo BPJS dengan berbagai media. 

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan 

Beberapa cara mengetahui saldo BPJS anda bisa anda lakukan melalui website, atau juga secara manual yaitu mendatangi kantor BPJS. Berikut detail cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan terbaru : 

1. Cara Cek Saldo BPJS Melalui Website 

Salah satu cara yang paling populer dilakukan untuk mengetahui Saldo BPJS Anda adalah dengan melalui login website resminya. Caranya : 
  1. Buka Website : https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/#tenagakerja 
  2. Jika anda baru pertama mengunjunginya, anda harus melakukan pedaftaran dahulu. Klik tomobol register dan lakukan pendaftaran. 
  3. Isi semua data yang dibutuhkan mulai dari Email, nomor ponsel, dan juga nomor KPJ. Nomor KPJ adalah nomor keanggotaan dari BPJS Ketenagakerjaan 
  4. Setelah formulir terisi klik Submit 
  5. Kemudian buka Email dan lihat SMS yang masuk pada nomor yang diiskan pada formulir 
  6. Konfirmasi email dan masukkan kode SMS yang dikirim. 
  7. Akun anda sudah aktif. Tinggal lakukan login 
  8. Jika anda sudah pernah melakukan pendaftaran, anda bisa langsung login 
  9. Setelah berhasil login, Pilih KPJ BPJS Ketenagakerjaan dan klik tombol submit 
  10. Akan muncul Saldo outstanding BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terkumpul dari keanggotaan anda di BPJS ketenagakerjaan 
Cara ini adalah cara yang paling sering dilakukan, terlebih bagi sebuah perusahaan untuk melakukan pengecekan dari saldo karywan yang dimilikinya jika sudah mendekati purna atau berakhirnya masa kerja. 

2. Cara Cek Saldo BPJS Melalui SMS 

Cara cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan juga bisa anda lakukan melalui SMS dari ponsel pribadi anda. Bagi anda yang nomor ponselnya belum terdaftar, anda harus melakukan registrasi dahulu. Cara registrasi nomor ponsel untuk layanan BPJS Ketenagakerjaan : 
  1. Ketik SMS dengan format : DAFTAR[spasi]SALDO#Nomor Identitas(KTP, SIM, Pasport)#Nama Lengkap#Tanggal Lahir#Nomor Peserta BPJS 
  2. Kirim ke nomor : 2757 
Setelah beberapa saat anda akan mendapatkan SMS balasan berisi keterangan bahwa anda sudah terdaftar dalam layanan SMS BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini juga akan menyimpan nomor ponsel anda pada akun nama anda dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. 

Nah, untuk melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan anda kirim SMS dengan cara : 
  • Ketik SMS dengan format : SALDO[spasi]NOMOR ANGGOTA BPJS 
  • Kemudian kirim ke Nomor : 2757 
Sesaat kemudian anda akan mendapatkan balasan pesan yang berisi Jumlah saldo terbaru anda dari keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. 

Melalui SMS, anda juga bisa melakukan pengecekan status keanggotaan dari BPJS Ketenagakerjaan anda. Bagi anggota yang keluar dari perusahaan atau berpindah perusahaan bisa meneruskan keanggotaan lamanya dan juga bisa membuat keanggotaan baru jika memang itu kebijakan dari perusahaan barunya. Nah jika anda pada posisi seperti ini dan ingin mengecek status dari keanggotaan adan apakah masih aktif atau tidak, anda bisa juga melalui SMS. Caranya : 
  • Ketik SMS dengan format: STATUS[spasi]TK#NOMOR PESERTA 
  • Kirim ke nomor 2757 
Jangan lupa untuk menggunakan huruf capital pada semua penulisan, karena jika tidak menggunakan capital, system tidak akan membacanya dan anda tidak akan mendapatkan SMS balasan. Layanan cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan melalui SMS hanya bisa dilakukan menggunakan provider kartu Telkomsel, XL, dan Indosat dengan tarif dasar masing-masing provider. 

3. Cara Cek Saldo BPJS Melalui Aplikasi Android 

Tak ingin kalah dari perusahaan atau instansi lain, kini BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan apliaksi berbasis Android dengan nama BPJSTK Mobile. Aplikasi ini saat ini mendukung untuk system operasi android dan iOS. Untuk mendapatkannya anda bisa langsung unduh secara gratis melalui Google PlayStore untuk pengguna Android, dan melalui iStore untuk pengguna iPhone atau iPad. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Dengan kemudahan navigasi pada aplikasi didalamnya memungkinkan anda dapat melakukan pengecekan saldo, melihat transaksi saldo atau dana yang masuk, dan juga bisa melakukan transfer saldo. Transfer saldo hanya bisa dilakukan oleh anggota dengan beberapa syarat dan ketentuan. 

Bagi anda yang baru menggunakan aplikasi ini, setelah anda menginstal aplikasi anda bisa lakukan pendaftaran. Lakukan registrasi untuk membuat akun aplikasi. Isi semua kolom sesuai dengan identitas anda. Masukkan juga nomor dari KPJ anda dan email yang aktif. Setelah selesai melakukan pendaftaran, lakukan konfirmasi email dengan membuka email kemudian klik konfirmasi pada email kiriman dari BPJS. 

Untuk cek saldo, anda bisa melakukan login pada aplikasi kemudian akan tertampil beberapa tab menu, klik Cek Saldo maka akan muncul saldo terakhir yang sudah anda miliki selama menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. 

Melalui aplikasi ini anda juga bisa melihat jumlah nominal dari saldo yang anda setorkan setiap bulannya. 

4. Cara Cek Saldo BPJS Secara Manual 

Bagi anda yang memiliki banyak waktu luang, anda bisa melakukan cek saldo BPJS dengan cara mendatangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat untuk mengetahui saldo yang sudah anda kumpulkan. Jika anda ingin melakukan cek Saldo BPJS dengan cara ini, ada beberapa dokumen yang perlu dibawa, diantaranya : 
  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan (Atau bsia diganti dengan catatan nomor keanggotaan) 
  • Kartu Identitas Diri sesuai dengan yang didaftarkan dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan (Bisa diganti dengan Kartu Keluarga jika tidak memiliki Identitas) 
  • Kartu ID perusahaan (tidak wajib, tetapi hal ini akan membantu mempercepat proses pengecekan saldo BPJS anda. 
Setelah itu, anda akan mendapatkan salinan yang berisi saldo terakhir anda dengan rincian setoran tiap bulannya di tiga bulan terakhir. Selain itu rincian bunga yang didapatkan juga terlampir disana sehingga anda bisa memperkirakan penambahan saldo di masa mendatang. 


Lalu berapa iuran keanggotaan BPJS? Besarnya iuran wajib dari peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi penerima upah(karyawan/pekerja) adalah sebesar 9,24% - 10,74% dari upah total yang diterima dalam satu bulan, dengan ketentuan 3% dibayar oleh pekerja, dan 6,24% - 7,74% dibayar oleh pihak pemberi kerja dengan rincian sebagai berikut : 
  • Program Jaminan Hari Tua (JHT) : iuran 5,7% dari upah, dengan ketentuan 3,7% dibayar oleh pihak pemberi kerja, dan 2% oleh pekerja 
  • Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) : iuran 0,24% - 1,74% dari upah, besaran tarif disesuaikan dengan tingkat risiko lingkungan kerja, premi dibayar oleh pihak pemberi kerja 
  • Program Jaminan Kematian (JKM) : iuran 0,3% dari upah, premi dibayar oleh pihak pemberi kerja 
  • Program Jaminan Pensiun : iuran 3% dari upah, dengan ketentuan 2% dibayar oleh pihak pemberi kerja, dan 1% oleh pekerja